Awalnya Aneh, Akhirnya Meleleh: All New NMax 155

 Annyonghaseyo, Chingu

Finally, kita bertemu lagi dalam untaian kata demi kata yang ku rangkai menjadi sebuah cerita yang akan ku sebarkan pada kalian. Ah, sudah berapa lama, ya, kita tidak menyapa dalam tulisanku ini? Rasanya rindu pun sudah hampir menggunung. Baiklah, kali ini aku akan bercerita tentang rasa penasaranku yang teramat kuat dengan sebuah sepeda motor berukuran besar produksi dari Yamaha. Kupikir kalian pasti sudah bisa menebaknya. Ya, kan? 

You're right! YAMAHA NMax

Kesan pertamaku saat melihat sepeda motor ini adalah aneh. Aku rasa sepeda motor diciptakan untuk memudahkan kita berkendara di jalan raya, khususnya untuk menghindari kemacetan. Sehingga, sepeda motor yang ku tahu selama ini harus memiliki body yang ramping dan berukuran kecil. Namun, lain halnya dengan produksi Yamaha yang satu ini. Bodynya yang besar pasti akan menyulitkan seseorang mengendarainya. Bagaimana bisa sepeda motor sebesar itu dapat menghindari kemacetan dan melewati gang sempit ataupun menyalip kendaraan lain saat berada di jalan raya? Rasanya tidak mungkin. Itulah yang menjadi pandangan pertamaku saat melihat NMax. Sungguh, aku tidak tertarik untuk mengendarainya, bahkan membelinya saat itu. Belum lagi, ku dengar hargnya yang fantastis. Rasanya memang tidak akan mungkin ku beli.

Dugaanku Meleset

Memang Tuhan Sang Maha Pembolak-balik hati, ya. Sebelumnya, aku sama sekali tidak tertarik pada sepeda motor NMax, produksi Yamaha ini. Namun, suatu ketika aku bertemu dengan sahabat lamaku di kota kelahiranku, Pematangsiantar. Kami membuat janji untuk sekadar bercerita tentang kehidupan yang sudah banyak berubah sejak tamat kuliah di tahun 2010. Bahagia sekali dapat bertemu kembali dalam keadaan suka cita. Sampai akhirnya, kami harus berpisah karena waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 WIB waktu itu. Dia menawarkan tumpangan untuk mengantarku pulang menggunakan sepeda motornya, dengan catatan akulah yang membonceng.

Bukan apa-apa, masa kuliah dulu aku termasuk salah satu pembalap wanita yang terkenal dengan kata nekat. Bermodalkan helm, STNK, sepeda motor yang sehat, dan tanpa SIM, kami pernah melakukan perjalanan mudik dari kota Medan menuju kota Pematangsiantar, mengelilingi kota Medan dari ujung ke ujung, dan berwisata ke daerah Brastagi. Itu pengalaman terhoror yang pernah ku lakukan, tetapi tidak lagi untuk saat ini. Nyaliku sudah kendur, hehe.

Nah, kembali ke cerita sebelumnya, aku bersedia membonceng sahabatku tanpa mengetahui sepeda motor apa yang dia pakai. Sampai di tempat parkir, aku tertegun. Aku harus mengendarai sebuah NMax All New 155 yang selama ini tidak ku lirik sedikit pun. Kemudian, dia menyodorkan kunci dan menyuruhku untuk mengendarainya. Aku sempat menolak dengan alasan tidak enak karena bagiku sepeda motor ini tampak mewah dan elegan, tetapi dia tetap memintaku untuk memboncengnya. Dengan setengah berbisik, aku mengatakan bahwa aku tidak tahu bagaimana menggunakan sepeda motor ini karena semuanya serba otomatis. Dia tertawa dengan keras. Di zaman sekarang, dengan model sepeda motor yang beraneka ragam, aku sangat ketinggalan zaman. Maklum, aku masih mengendarai sepeda motor produksi Yamaha juga, tetapi dengan model yang sudah lama. 

Akhirnya, dia memberitahuku teknik menggunakan sepeda motor NMax miliknya. Perlahan-lahan, aku mulai memahami caranya dan sangat berhati-hati saat mengendarai sepeda motor tersebut. Entah perasaan apa yang membuatku sangat nyaman saat mengendarainya. Ternyata, bodynya yang super besar tidak membuat beratnya melampaui batas. Mengendarai NMax sangat ringan, aman, dan terkendali. Semua pikiran burukku tentang NMax tidak terbukti sama sekali. Aku masih bisa melewati gang sempit, mengalahkan kemacetan, dan menyalip kendaraan lain di jalan raya, tanpa ragu sedikit pun. Bahkan, dengan sekejap mata aku sudah lihai mengendarainya.

Aku Benar-benar Jatuh Hati pada All New NMax 155 

Lama-kelamaan, aku melihat banyak sepeda motor NMax berlalu-lalang di jalan raya. Sempat terniat di hatiku untuk membelinya karena aku benar-benar sudah jatuh hati. Berkendara menggunakan NMax tidak membuatku khawatir lagi jika berada di jalan yang jelek karena tidak membuat badan sakit dan pegal-pegal. Modelnya yang besar juga membuatku tampak keren dan mewah saat mengendarainya. Ku utarakan keinginanku pada suami dan berharap beliau juga menyetujuinya. Apalagi, aku juga menceritakan pengalamanku berkendara menggunakan sepeda motor tersebut. Kami mencoba mencari tahu tentang keunggulan sepeda motor NMax dibandingkan dengan sepede motor lama yang kami punya. Pasti banyak perbedaannya, dong, karena memang kualitas dan model NMax sudah mengikuti zaman. Setelah lama berpikir dan berdiskusi, kami memutuskan untuk membeli All New NMax 155. Bukan hanya bodynya yang keren, bagasi yang berada di bawah tempat duduknya juga sangat luas. Aku bisa menyimpan jas hujan, helm, dan botol air minum di dalamnya, saat mengendarai sepeda motor tersebut. Bagian bawah kaki juga sangat luas dan semakin membuat nyaman berkendara. Ternyata kesan pertamaku tentang NMax yang aneh, berakhir dengan perasaan jatuh hati dan meleleh setelah mencoba mengendarainya. Inilah Cerita NMax -ku yang benar-benar di luar dugaan.

Sepertinya aku terlalu memuji kelebihan si NMax ini, ya, Chingu? Hehe. Namun, pengalamanku ini memang benar. loh. Aku merasakan kenyamanan saat mengendarai sepeda motor NMax dari Yamaha. Kupikir, kalian juga harus mencoba! Semoga ceritaku kali ini menggugah perasaan kalian, ya. Sampai jumpa di cerita selanjutnya.

Yamaha memang selalu terdepan ~
Next Post Previous Post
4 Comments
  • Pertiwi Soraya
    Pertiwi Soraya 3 April 2024 pukul 08.39

    Tak kenal maka tak sayang. Gitu kira2 ya kan kisah cintanya Nina dan NMax. Setelah kenalan, eh, ternyata kamu tak seperti yang kubayangkan😁

    • Nina Nola Boang Manalu
      Nina Nola Boang Manalu 3 April 2024 pukul 14.04

      Betul, Kak. Awalnya memang aneh lihat sepeda motor, kok, besar kali gitu? Beda lagi, kalo lihat moge² itu, ya.

  • IYAH
    IYAH 3 April 2024 pukul 14.14

    Bayangan iyah juga kayak berat bawa si NMax ini. Rupanya halus banget stangnya dan yakin kita kalau di jalan besar. apalagi ada angin kencang, ga gampang oleng

    • Nina Nola Boang Manalu
      Nina Nola Boang Manalu 4 April 2024 pukul 00.46

      Sama, Kak. Sebelum mencoba, udah menerka² duluan. Pasti berat ini, pasti gamang bawanya di jalan raya. Eh, ternyata setelah dicoba. Ringan, sat set sat set, duduk juga nyaman, dan tampak keren awa bawa sepeda motornya. Hehe.

Add Comment
comment url